Kegiatan Temu Kaum Pria (TEKAP) III yang diselenggarakan di Kaliurang, Yogyakarta merupakan sebuah wadah untuk mempertemukan para kaum pria Bala Keselamatan yang tergabung dalam unit kegiatan Persekutuan Kaum Pria (PKP) di masing-masing korps se-Divisi Jawa-Bali, disamping juga menjadi wadah untuk pembekalan dan penguatan mental dan spiritual dalam menghadapi isu-isu terkini, yang mana pada TEKAP III ini diberi tema “MAN WITH POSITIVE MENTAL ATTITUDE” (Pria Dengan Sikap Mental Positif).

Tema ini diangkat mengingat peran kaum pria dalam keluarga Kristen menduduki posisi sentral dan penting dalam membangun keluarga yang bersukacita, berdoa dan bersyukur. Kaum pria sebagai imam dan kepala keluarga bertanggungjawab penuh dalam membawa keluarganya menjadi keluarga yang takut akan Tuhan. Peran ini tidak bisa dialihkan kepada istri, gereja atau istitusi pendidikan lainnya, lebih-lebih di era digital ini dimana arus informasi (positip dan negatip) begitu deras masuk ke keluarga kita lewat gadget yang dimiliki oleh anggota keluarga.

Acara TEKAP III ini dibuka langsung oleh Komandan Divisi Jawa-Bali, Mayor Hosea Makagiantang yang juga memberikan pemahaman akan pentingnya kaum pria memiliki mental positip dengan cara memiliki pemahaman yang benar tentang Allah, memiliki iman yang sungguh bahwa Allah yang mengatur hidup ini, belajar dari pengalaman-pengalaman dan mengambil hal-hal positip di dalamnya, dan berusaha menghadirkan syalom dalam keluarga. Setelah acara pembukaan maka sesi pertama langsung diawali dengan pembekalan mengenai “Tantangan Pria Era Digital & Digital Parenting”, sebagai narasumber yaitu Bpk. Wimmie Handiwidjojo dan sekaligus sebagai ketua panitia dalam kegiatan TEKAP III ini.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 17 – 19 Maret 2017, di Villa Taman Eden 1 ini, memberikan kesan-kesan tersendiri bagi para kaum pria se-Divisi Jawa-Bali. Keindahan alam serta fasilitas penginapan yang juga tidak kalah penting sebagai penunjang dalam kegiatan TEKAP ini sudah dinikmati oleh seluruh peserta. Ini semua berkat kerjasama yang baik antar seluruh panitia yang terdiri dari seluruh opsir, anggota PKP Distrik Jawa Tengah dan GPS (orang muda) Korps Yogyakarta.

Pada hari yang kedua, kegiatan diawali dengan berolahraga dengan jenis kegiatan lintas alam yang mana jalur yang dilalui memberikan sebuah kesegaran alami dari alam Kaliurang, melintasi perkebunan warga setempat dengan kondisi sedikit menanjak memberikan tantangan tersendiri bagi para kaum pria khususnya bagi mereka yang sudah beranjak pada lansia, tetapi itu tidak melemahkan semangat kaum pria. Komunikasi dianggap sebagai hal yang penting dalam keluarga sehingga pada sesi kedua diberikan tema “Pria dan komunikasinya Dalam Keluarga” oleh Prof dr, J. W. Siagian. Dikatakan bahwa “Belajar komunikasi tidak hanya sebagai pembicara tetapi sebagai pendengar yang baik”. Ada 5 hukum komunikasi, yaitu Respect (hormat & saling menghargai), Empathy (menempatkan diri pada posisi yang benar), Audible (harus bisa dimengerti), Clarity (jelas), dan Humble (rendah hati).

Kegiatan TEKAP III juga diwarnai dengan perlombaan-perlombaan olahraga berupa futsal, catur dan bulu tangkis sebagai ajang untuk membentuk mental juara dan keakraban diantara masing-masing peserta lomba. Pada saat yang bersamaan juga, beberapa peserta yang tidak bertanding mengadakan tour ke Malioboro sebagai ikon dari kota Yogyakarta dan juga ke kaki gunung Merapi, tempat dimana bekas terjadinya bencana alam awan panas dan erupsi gunung Merapi yang sempat menelan korban ± 200 orang pada tahun 2010. Let. Kol. Made Petrus sebagai opsir sekertaris bidang Program Teritori Indonesia juga memberikan materi pada sesi tiga yang bertemakan “Pria Yang Berjalan Dengan Imannya”. Malamnya, pada sesi empat dan lima difasilitasi oleh Team Pusat Studi Perdamaian UKDW (Universitas Kristen Duta Wacana) yang juga merupakan salah satu sponsor pada TEKAP III kali ini, yang memberikan pemahaman tentang konflik, yaitu “Mengenali Konflik dan Pengaruhnya, serta Mengembangkan Rekonsiliasi Konflik”. Materi ini cukup menarik sehingga menjadi sebuah pembicaraan hangat di tengah-tengah kelompok peserta tekap dalam membicarakan soal konflik baik dalam keluarga, pelayanan, maupun dalam komunitas.

Komandan Teritorial, Komisioner Peter Walker turut hadir dalam acara ini, khsusnya pada hari ketiga untuk memberikan materi pada sesi keenam, yaitu “Pria Dengan Sikap Mental Positip”. Untuk bisa menjadi pria dengan sikap mental positip, maka pria harus berani melangkah maju, berbicara apa adanya, mendorong orang lain, menunjukkan kasih, dan melayani Tuhan Yesus di atas segalanya. Komandan teritorial yang juga didampingi oleh Komisioner Jennifer walker sebagai Pemimpin pelayanan Wanita Teritori Indonesia menyambut hangat seluruh peserta dan juga panitia TEKAP III ini. Pada acara penutupan yang dipimpin oleh Mayor Sukaeri Tempa, Komisioner Jennifer Walker memberikan kata-kata dorongan, yaitu bagaimana kita diajak untuk melupakan setiap masa lalu yang buruk atau keluar dari masa lalu yang menghantui, karena kehidupan tidak ditentukan oleh masa lalu tetapi bagaimana sikap menghadapi masa sekarang dan yang akan datang. Dalam ibadah penutupan acara TEKAP III ini, Komisioner Peter Walker menyampaikan Firman Tuhan dan juga memberikan tantangan kepada seluruh yang hadir untuk berdoa bagi mereka, yaitu pria-pria yang terhilang dari kelurga dan korps, rekan sepelayanan yang sudah lama tidak hadir dalam persekutuan khusnya dalam unit pelayanan PKP agar bisa kembali bersama lagi dalam persekutuan yang indah bersama dengan Tuhan.

Berkat yang berlimpah telah diterima oleh seluruh peserta TEKAP III, baik dalam perjalanan menuju Yogyakarta dari masing-masing Korps, sepanjang keseluruhan kegiatan TEKAP III, maupun dalam perjalanan kembali ke tempat pelayanan masing-masing, semuanya sudah diberkati oleh Tuhan. Kiranya kegiatan TEKAP III ini membawa perubahan besar bagi para kaum pria untuk lebih lagi bertumbuh dalam Tuhan dan lebih setia dalam mengikut Tuhan, dan juga unit pelayanan PKP akan terus maju. Biarlah segala kemuliaan hanya untuk Tuhan Yesus Kristus yang sudah mencurahkan berkatNya dalam acara ini. Sampai bertemu di kegiatan TEKAP IV 2019 Di Distrik Jawa Barat sebagai tuan rumah. (Laporan: Let. Immanuel Hia)