Rangkaian kunjungan Komandan Teritorial dan Pemimpin Pelayanan Wanita Teritorial (PPWT), Komisioner Peter dan Jenifer Walker ke Divisi Palu Barat Sulawesi Tengah pada Senin, 30 November 2015 memimpin Ibadah Syukur Peresmian dan Pentahbisan gedung Gereja Bala Keselamatan Korps Wisolo, Distrik Rowiga, Divisi Palu Barat (Opsir Pemimpin, Kapten David dan Ny. Taloda) hadir juga Perwakilan Komandan Teritorial Sulawesi Tengah dan Barat serta Para Komandan Divisi Se-Sulawesi Tengah, Camat Dolo Selatan, Bapak Mohamad Taufiq S.Sos, Pejabat Sementara Bupati Sigi, Bapak Aris Singgi dan undangan-undangan dari beberapa tempat.

Warga Jemaat Korps Wisolo menyambut dengan meriah para pemimpin dan undangan dengan penyambutan secara adat (Cakalele) dan pengalungan bunga bagi para pemimpin. Acara dimeriahkan Tim Musik Bambu “Nadaperindu” dari Korps Banasu, Divisi Kulawi. Dalam laporan Ketua Panitia Pembangunan Korps Wisolo, menyampaikan bahwa pembangunan gedung gereja  Korps Wisolo menghabiskan waktu 13 tahun dan dana sebesar Rp. 531.000.000,- (Lima ratus tiga puluh satu juta rupiah). Dalam sambutannya, Komisioner Walker menekankan bahwa gereja harus memancarkan sinar yang membawa berkat bagi setiap orang yang ada di sekitarnya. Sementara dalam khotbahnya, Komandan Teritorial menekankan beberapa poin:

  • Bangunan ini merupakan bukti kekuatan iman dan semangat jemaat Korps Wisolo
  • Bangunan ini adalah tempat untuk menyambut semua orang dan terlebih menyambut Tuhan
  • Bangunan gereja memang penting, tetapi yang lebih penting yaitu kehadiran Tuhan dalam gereja
  • Perubahan Gedung gereja dari yang lama menjadi baru, harus diikuti oleh perubahan hidup jemaat kearah yang lebih baik.

Dalam Ibadah Syukur PPWT, Komisioner Jenifer Walker melalui kata-kata dorongan menekankan bahwa tidak hanya percaya tetapi diimani dan melangkah dalam iman untuk mewujudkan kuasa-Nya dinyatakan dalam hidup kita.

Camat Dolo Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa di Kecamatan Dolo Selatan hanya ada dua agama yaitu Islam dan Kristen. Kedua agama ini hidup harmonis sehingga tercipta kedamaian yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat yang ada didalamnya. Semua itu tercipta karena antar dua agama ini saling menghormati dan menghargai ibadah satu dan yang lainnya. Demikian juga Pejabat Sementara Bupati Sigi dalam sambutannya menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi semangat jemaat Korps Wisolo dalam pembangunan gereja ini. Beliau juga menekankan Pembangunan Gereja yang representatif adalah pendukung untuk pembangunan iman dan persekutuan jemaat sehingga terlihat ada perubahan dalam sikap dan perbuatan umat.

Pada Selasa, 01 Desember 2015, Komisioner Peter dan Jenifer Walker berkenan hadir dan memimpin Natal Opsir se-Divisi Palu Barat yang dilaksanakan di Korps Uemanje (Opsir Pemimpin Mayor J. dan Ny. Rusanto).  Dalam acara ini para Pemimpin Teritori ini kembali mendapat sambutan hangat dari warga jemaat Korps Uemanje dan para Opsir se-Divisi Palu Barat, pengalungan bunga diiringi musik bambu Korps Uemanje. KomandanTeritorial dalam kata-kata dorongan menekankan bahwa Opsir adalah orang yang istimewa karena dipanggil untuk menggembalakan dan memuridkan banyak orang, yang dilandaskan dari Injil Lukas 15  (Domba yang hilang) dan Injil Yohanes 21 (Gembala yang baik).

Dalam penyampaian Renungan Natal, PPWT menekankan bahwa, “Firman telah menjadi manusia” Allah telah datang kepada kita, Allah bersama-sama dengan kita dan Allah menyatakan diri kepada kita. “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Yohanes 1:14).

Terima kasih kepada  Komandan Divisi Palu Barat beserta staf dan Opsir Pemimpin beserta jemaat Korps Wisolo dan Korps Uemanje yang telah mengatur segala sesuatunya, sehingga semua  acara boleh berjalan dengan baik. Tuhan Yesus Memberkati. EFESUS 1:22. (Laporan & Foto oleh: Kapten Wilson Pengei, OP. Korps Lebanu.)