Last Updated: 21 September 2015

Right At The Heart atau Tepat Di Hati adalah tema konferensi para sekretaris orang muda teritori. Konferensi ini dilaksanakan tanggal 6 - 13 September 2015, di Sunbury Court, London. Konferensi ini dihadiri 125 berasal dari 62 teritori di seluruh dunia. Saya dan Lt. Kol. Made Petrus mendapat kehormatan untuk menghadiri pertemuan ini.

Latar belakang dilaksanakannya konferensi ini adalah berasal dari visi pemimpin Bala Keselamatan sedunia, Jenderal Andre Cox, yang melihat pentingnya peranan anak dan orang muda terhadap perkembangan Bala Keselamatan secara khusus dan terhadap perkembangan Bala Keselamatan secara khusus dan terhadap dunia secara umum pada masa yang akan datang.

Adapun tujuan konferensi ini adalah:

Secara umum konferensi ini akan membawa kemuliaan bagi Allah. Apapun yang kita lakukan tentulah itu harus memuliakan nama Tuhan.

Tujuan khususnya adalah:

  • Membangun kesadaran akan pentingnya kehadiran anak dan orang muda dalam pelayanan kita. Sebagaimana yang ditunjukkan oleh Tuhan Yesus dimana Ia menolak mengabaikan dan meminggirkan anak-anak, apalagi memanfaatkan anak untuk kepuasan pribadi.
  • Menyatukan pandangan dan konsep bersama dalam melaksanakan pelayanan di kalangan anak dan orang muda. Saat ini Iblis berusaha keras untuk memuridkan anak dan orang muda.
  • Merupakan kesempatan berbagi pengalaman dalam pelayanan anak dan orang muda. Berbagi informasi tentang perkembangan serta tantangan yang dihadapi anak dan orang muda pada setiap teritori.
  • Menghindarkan kesalahan-kesalahan yang membawa dampak buruk terhadap masa depan anak dan orang muda.

Konferensi ini menghadirkan pembicara yang handal dalam bidangnya, seperti: Prof. Joyce Mercer, seorang ahli teologi yang sudah menjadi pembicara internasional. Selama enam hari ia menguraikan dengan terang benderang mengenai ayat-ayat Alkitab yang berhubungan dengan anak dan orang muda. Kemudian Dr. Krish Kandiah, pemimpin London School of Theology. Ia seorang teolog yang telah melayani di banyak negara. Materi yang disampaikan adalah Injil dan Kebudayaan. Selanjutnya Dr. Rebecca Nyee, seorang psikolog anak. Ia menyampaikan materi yang berhubungan dengan perkembangan psikologi anak dan kesetaraan jender. Dan terakhir adalah Kol. Geanette Seymour, opsir Bala Keselamatan yang saat ini bertugas mewakili Bala Keselamatan di PBB. Ia menyampaikan materi yang berhubungan dengan keadilan sosial.

Pembicara kunci dalam koferensi ini adalah Jenderal Andre Cox. Ia berbicara dengan jelas dan tegas betapa pentingnya menempatkan anak dan orang muda di setiap hati para hamba-Nya. Pada saat itu Jenderal juga menyinggung persoalan yang sedang dihadapi oleh beberapa negara di Eropa (kedatangan para pencari suaka dari Timur Tengah). Jenderal memperlihatkan foto-foto anak-anak yang menjadi korban dari keputusan orang tua mereka yang membawa mereka menerjang bahaya dan badai di laut. Jenderal memastikan bahwa pada saat ini Bala Keselamatan hadir untuk memberikan pertolongan kepada saudara-saudara kita itu.

Secara pribadi saya merasakan campur tangan Tuhan dan berkat yang luar biasa selama mengikuti kegiatan ini. Harapan saya, ke depan semua opsir dan warga Bala Keselamatan akan benar-benar mencurahkan segala daya, dana dan doa untuk sungguh-sungguh memperhatikan dan memajukan pelaynan anak dan orang muda. Sebagaimana seruan Jenderal pada waktu Kongres Bounless dan dipertegas lagi pada konferensi ini yaitu: "Dengarkanlah suara anak-anak/orang muda dan berilah tempat bagi mereka untuk berbuat bagi perkembangan kerajaan Allah dan dunia."

Bagi saya, memperhatikan dan memajukan pelayanan di kalangan anak dan orang muda sama halnya dengan memperhatikan dan memajukan pelayanan kita pada masa yang akan datang. Untuk itu tempatkanlah anak-anak/orang muda tepat di hati kita.

Laporan: Kapten Okfen Tengke (Sekretaris Orang Muda Teritori)

Lebih lanjut silakan klik: http://www.salvationarmy.org/ihq/news/inr160915